Categories: BloggingInternetTips

Cara Mudah Mempercepat Loading Blog WordPress

Beberapa hari terakhir ini saya disibukkan oleh masalah loading blog ini menjadi lambat, padahal jumlah postingan masih bisa dihitung dengan jari. Demikian juga dengan ukuran dan resolusi gambar sudah saya padatkan sebelum di upload.

Lantas apa penyebab loading blog ini berubah menjadi lambat?

Awal menyadarinya adalah saat saya mencoba melakukan tes kembali pada blog ini. Karena sebelum blog ini resmi diluncurkan, terlebih dahulu saya memilih theme yang mempunyai loading relatif cepat dibandingkan dengan theme yang lainnya.

Setelah theme dan plugin yang diperlukan terinstal semua, maka saya pun melakukan tes menggunakan GTMetrixDari tes yang saya lakukan saat itu menunjukkan bahwa hasilnya memuaskan.

Cara Mudah Mempercepat Loading Blog WordPress

Tapi mengapa setelah beberapa bulan berjalan, loading blog ini menjadi lambat, padahal jumlah postingannya masih bisa dihitung dengan jari?

Inilah hasil tes GTMetrix blog CindeNian.com yang membuat saya gusar, nilai PagaSpeed hanya dapat 73%(C), padahal nilai untuk PageSpeed pada tes sebelumnya adalah 90%(A)

Pada bagian bawah hasil tes terlihat bahwa penyebab turunnya PageSpeed adalah karena nilai Minimize redirects sangat rendah sekali F(1). Sehingga nilai rata-rata untuk PageSpeed menjadi 73%(C)

Setelah dilihat lebih detil ternyata ada banyak sekali redirect chain. Untuk mengembalikan kecepatan loading blog saya, GTMetrix merekomendasikan untuk menghapus semua redirect chain ini bila memungkinkan.

Selama beberapa hari saya mencoba mencari tahu dari mana datangnya redirect chain itu. Awalnya saya mencurigai penyebabnya adalah salah satu dari beberapa plugin yang telah saya pasang pada blog ini. Untuk memastikan dugaan saya itu, satu persatu plugin saya nonaktifkan. Namun hingga semua plugin telah nonaktifpun redirect chain tidak juga hilang dari blog saya ini.

Saya belum puas karena belum mendapatkan jawaban dari mana dan apa penyebab datangnya redirect chain itu. Lalu saya coba menghapus satu persatu plugin yang telah saya nonaktifkan sebelumnya. Hasilnya? Sampai semua plugin telah hilang dari blog ini, redirect chain itu masih utuh seperti sedia kala.

Setelah semua itu saya lakukan, rasa penasaran saya pun semakin besar.

Usaha mencari penyebab hadirnya redirect chain masih terus saya lakukan. Kali ini, dengan mencoba mengganti Theme. Ternyata setelah Theme di ganti, redirect chain nya menghilang. Tetapi bila Theme dikembalikan, redirect chain nya kembali lagi. Kesimpulan sementara, penyebabnya adalah Theme yang saya pakai pada blog ini.

Untuk memastikan bahwa Theme adalah penyebab banyaknya redirect chain maka harus dilakukan pengujian dengan memasang Theme yang sama pada blog yang berbeda. Dalam pengujian, semua seting sampai ke postingan saya samakan dengan blog ini. Untuk menyamakan postingan pada blog pengujian, saya melakukan import postingan dari blog CindeNian ini. Setelah keduanya sama, maka pengujianpun saya lakukan dengan membuka kembali GTMetrix. Dari hasil pengujian, GTMetrix memberi nilai PageSpeed A(90%). Itu artinya bahwa tidak ada masalah sama sekali dengan Theme yang sedang saya pakai ini.

Hari berganti hari. Pencarian jawaban atas masalah yang sedang di hadapi blog ini masih berlanjut. Berbagai situs saya jelajahi, berbagai cara penyelesaian telah saya ikuti, namun belum juga bisa mengembalikan kecepatan loading blog cindenian ini. Sampai akhirnya sampailah saya pada tread sebuah forum yang memberitahukan apa penyebab adanya redirect chain dan cara menghilangkannya.

Dari tread yang saya baca itu, Penyebab adanya redirect chain adalah Widget Histats 

Jadi, Untuk menghilangkan redirect chain caranya adalah dengan membuang Widget Histats

Sesederhana itukah? Ya. Cuma itu.

Setelah Widget Histats saya remove, lalu saya buka GTMetrix dan melakukan tes. Hasilnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini. Nilai PageSpeed B(90%) dan nilai YSlow B(84%). Alhamdulillah..

Hasil tes GTmetrix di atas belum membuat saya puas. Saya ingin PageSpeed  mendapatkan nilai A. Untuk itu saya pasang plugin W3 Total Cache untuk mempercepat loading blog ini. Setelah melakukan sedikit seting pada plugin tersebut. Selanjutnya saya melakukan pengujian. Kali ini saya menggunakan GTMetrix, Pingdom dan PageSpeed Insights untuk mengetahui bahwa kecepatan loading blog saya ini telah kembali semula. Hasilnya seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Related Post

1. GTMetrix

2. Pingdom 

3. PageSpeed Insights

Itulah cerita dibalik bagaimana saya meningkatkan kecepatan atau mempercepat loading blog CindeNian ini.

Ternyata membuat blog itu tidaklah semudah kelihatannya, ada beberapa faktor yang harus diketahui sebelum kita memutuskan untuk membangun sebuah blog. Hal itu sangat penting, agar kita tahu apa yang harus kita lakukan  jika suatu saat blog yang kita miliki mengalami sedikit masalah seperti yang saya alami ini.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang cara membuat sebuah blog dengan platform WordPress self hosting, silakan membaca Cara Membuat Blog di WordPress. Tutorial-nya sangat mudah dipahami untuk seorang pemula sekalipun.

Dari semua yang telah saya lakukan di atas, secara ringkas untuk mempercepat loading blog adalah sebagai berikut:

Cara Mudah Mempercepat Loading Blog WordPress

1. Gunakan Theme yang ringan

Pilih theme yang ringan, yang tidak terlalu banyak mengandung CSS dan java script.

2. Lakukan optimasi gambar

Kecilkan ukuran gambar sesuai dengan lebar area konten yang ditampilkan oleh blog. Misalnya gambar yang kita upload lebarnya 1024px, tetapi gambar yang ditampilkan pada blog hanya sebesar 640px. Hal ini membuat waktu loading menjadi lama, karena sebelum ditampilkan, browser mengambil gambar 1024px lalu memperkecilnya menjadi 640px. Hal seperti ini sering kita temui pada theme WordPress yang pada home page nya menampilkan gambar thumbnail dan resume post secara otomatis

Setelah menyesuaikan lebar gambar (resize), hal selanjutnya adalah melakukan compress agar ukuran gambar menjadi lebih kecil tanpa harus mengurangi kualitasnya. Salah satu contoh yang bisa gunakan adalah Compress Jpeg. Dengan semakin kecilnya ukuran gambar (kB), tentu semakin singkat loading sebuah blog.

3. Gunakan widget dan plugin seperlunya

Hapus plugin tidak aktif dan widget yang tidak perlu agar tidak membebani saat proses loading blog kita.

4. Gunakan plugin W3 Total cache

Bila ketiga hal diatas sudah kita lakukan namun belum memperoleh hasil yang memuaskan. Berikutnya yang patut untuk di coba adalah dengan menginstal W3 Total Cache. Dari pengalaman saya, plugin ini memberikan peningkatan cukup signifikan. Seperti terlihat pada gambar di atas. Cara seting plugin ini sangat mudah sekali.  Bisa dilihat disini

5. Gunakan CloudFlare

Satu lagi yang bisa kita lakukan agak loading blog yang kita miliki semakin ngebut adalah dengan menggunakan CloudFlare.

Itulah lima cara yang bisa dilakukan dalam mempercepat loading blog WordPress. Cobalah satu persatu, apabila telah memperoleh hasil yang memuaskan maka tidak usah lagi melakukan cara yang lainnya.

Semoga bermanfaat 🙂

Recent Posts

Cara Beli Tiket Pesawat Menggunakan Aplikasi Traveloka

Ada banyak cara untuk mendapatkan tiket pesawat secara online. Salah satunya adalah melalui Traveloka. Nah, pada postingan kali ini saya…

1 minggu ago

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BCA Tanpa Kartu

Saat ini saldo GoPay dapat ditarik tunai melalui mesin ATM meskipun kita tidak memiliki rekening Bank. Pada postingan kali ini…

3 minggu ago

Cara Top Up Diamond Free Fire Dari Aplikasi DANA (Terbaru 2021)

Kita tidak bisa lagi melakukan top up Diamond FF melalui aplikasi dana seperti dulu, namun kita harus melakukannya menggunakan cara…

1 bulan ago

Cara Mudah Aktivasi Kartu By U Secara Online

By.U adalah provider internet atau layanan selular prabayar digital pertama di Indonesia yang diluncurkan oleh telkomsel. Agak berbeda dari operator…

2 bulan ago

Cara Membeli Kartu MPWR Secara Online Gratis Ongkir

Akhirnya Indosat pun membuat provider digital dengan nama MPWR (dibaca empower). Tidak tanggung-tanggung promo yang dibuatnya, kartu perdana dengan kuota…

4 bulan ago

Cara Mengubah Jadwal Penerbangan AirAsia Karena Covid-19

Dimasa pandemi seperti sekarang ini, pembatalan tiket penerbangan yang telah kita beli merupakan hal yang lumrah kita alami. Jika Anda…

7 bulan ago